Selasa, 22 Februari 2011

Kisah Bocah Amerika Masuk Islam

Rasulullah saw bersabda: ”Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari)



Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang membenarkan hadits tersebut di atas.

Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M. Sejak awal ibunya telah memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya jauh dari pengaruh keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari seluruh agama, baik agama langit atau agama bumi. Setelah membaca dengan mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.

Dia sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia mempelajari sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar’i, membaca sejarah Islam, mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal sebagian surat, dan belajar adzan.

Semua itu tanpa bertemu dengan seorang muslimpun. Berdasarkan bacaan-bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti namanya yaitu Muhammad ’Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw yang dia cintai sejak masih kecil.

Salah seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah tersebut. Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah tersebut bertanya kepada wartawan itu, ”Apakah engkau seorang yang hafal Al Quran ?”

Wartawan itu berkata: ”Tidak”. Namun sang wartawan dapat merasakan kekecewaan anak itu atas jawabannya.

Bocah itu kembali berkata , ”Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan mengerti bahasa Arab, bukankah demikian ?”. Dia menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. ”Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji ? Apakah engkau telah menunaikan ’umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah mungkin aku membelinya di sini, ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja ? Kesulitan apa sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim di komunitas yang bukan Islami ?”

Setelah wartawan itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara dan menceritakan tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-kawannya, atau gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan makan atau minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia lingkarkan di kepalanya dengan model Yaman, atau berdirinya di kebun umum untuk mengumandangkan adzan sebelum dia sholat. Kemudian ia berkata dengan penuh penyesalan, ”Terkadang aku kehilangan sebagian sholat karena ketidaktahuanku tentang waktu-waktu sholat.”

Kemudian wartawan itu bertanya pada sang bocah, ”Apa yang membuatmu tertarik pada Islam ? Mengapa engkau memilih Islam, tidak yang lain saja ?” Dia diam sesaat kemudian menjawab.

Bocah itu diam sesaat dan kemudian menjawab, ”Aku tidak tahu, segala yang aku ketahui adalah dari yang aku baca tentangnya, dan setiap kali aku menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku”.

Wartawab bertanya kembali, ”Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?”

Muhammad tersenyum sambil menjawab, ”Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama kalinya aku berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-hari pertama”. Kemudian dia meneruskan : ”Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan tidak mempercayai hal tersebut”.

”Apakah cita-citamu ?” tanya wartawan

Dengan cepat Muhammad menjawab, ”Aku memiliki banyak cita-cita. Aku berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan mencium Hajar Aswad”.

”Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah haji adalah sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut ?” tanya wartawan lagi.

Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata : ”Sesungguhnya gambar Ka’bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang hanyalah semacam khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada suatu hari. Akan tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan mengimaninya dengan sangat dalam sampai pada tingkatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain”.

Tampaklah senyuman di wajah Muhammad ’Abdullah, dia melihat ibunya membelanya. Kemudian dia memberikan keterangan kepada ibunya tentang thawaf di sekitar Ka’bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar sesama manusia sebagaimana Tuhan telah menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa, kaya, atau miskin.

Kemudian Muhammad meneruskan, ”Sesungguhnya aku berusaha mengumpulkan sisa dari uang sakuku setiap minggunya agar aku bisa pergi ke Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari. Aku telah mendengar bahwa perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan sekarang aku mempunyai 300 dollar.”

Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk berusaha menghilangkan kesan keteledorannya, ”Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki cukup uang untuk mengirimnya dalam waktu dekat ini.”

”Apakah cita-citamu yang lain ?” tanya wartawan.

“Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi) dari mereka.” jawab Muhammad

Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka diapun memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan antara dia dengan ibunya sekitar tema ini.

Muhammad berkata, ”Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah, sungguh benar-benar telah terjadi perampasan terhadap Palestina.”

”Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?” tanya wartawan lagi.

Muhammad menjawab, “Cita-citaku adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan menghafal Al Quran.”

“Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?” tanya wartawan

Maka dia menjawab dengan meyakinkan : “Tentu”

”Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana engkau menghindari daging babi ?”

Muhammad menjawab, ”Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan. Aku sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya. Keluargaku mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh karena itu mereka tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka aku kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak memakan daging babi.”

”Apakah engkau sholat di sekolahan ?”

”Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan yang aku shalat di sana setiap hari” jawab Muhammad

Kemudian datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah itu langsung berkata kepada wartawan,”Apakah engkau mengijinkanku untuk mengumandangkan adzan ?”

Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan adzan. Dan tanpa terasa, air mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika melihat dan mendengarkan bocah itu menyuarakan adzan.

Jumat, 18 Februari 2011

Mengais Dollar Dari PPC Cukup 10 Menit Sehari


Jika ada yang kurang jelas silahkan tanyakan kepada saya di ym / bisa lewat email di menujuhijauz@yahoo.com dan saya siap membantu anda :)

hai kali ini saya akan mengenalkan suatu ppc (pay per click) terbaru dan juga bersetifikat tentunya gratis {soalny sukanya yang gratisan :)}, avg nya juga sangat baik, berkisar 1,5-2 lebih, yaitu globobux. dan yang jelas sudah banyak yang payout dan saya juga sudah payout :) oh iya jika anda menjadi referal saya, maka saya akan membayar anda 0.4 dollar / 100 klik (istilahnya RCB :) ) dan saya akan mentransfer 0.4 dollar tersebut langsung ke akun liberty reserve anda :) ingat kirimkan username Globobux anda ke email saya di :menujuhijauz@yahoo.com (untuk mengetahui jika anda adalah referal saya :) jika sudah mencapai 100 klik anda dapat langsung merequest pembayaran ke saya.

untuk dibayar di globobux minimal anda harus mempunyai $2
sekarang saya akan mengajak anda menghitung earning dari ptc ini, sebagai contoh saya yang mempunyai 200 rented referal (referal sewa) sebanyak 200, avg / hari 1,5-1,8
maka hasil dari penghitunganny jika avg hari ini hanya 1,5
200 (jumlah referal) x 1,5(rata-rata klik) x 0.01 (jumlah dollar yang didapat untuk 1 kali klik), maka penghasilan saya adalah 3 dollar / hari :) dan ingat itu hanya 200 referal karena batas maksimal adalah 4000, bayangkan jika kita mempunyai 4000 referal pendapatan kita / hari adalah 60 dollar itu hanya 1 hari, bagaimana kalau 1 bulan ?$1800 dan keuntungan bersih dapat mencapai $800-$1000, kalau di rupiahkan bisa 7,4juta-10juta .... fantastik bukan??

bagaimana dengan harga sewa referal?
oke anggap saja 1 referal itu biaya sewanya 0.23 dollar / bulan . jika kita menyewa 100 referal biaya yang dikeluarkan adalah 23 dollar. dengan avg 1,5 / hari anda bisa mendulang 1,5 dollar, jika 30 hari = 45 dollar... waw keuntungan anda 2x lipat dari sewa bukan???

saya disini tidak ada yang ditutup-tutupi semua akan saya perlihatkan kenyataan yang ada :)

oke bagaimana cara daftarnya???

klik banner di atas atau klik disini

setelah itu akan muncul homepage dari globobux

setelah itu akan muncul kolom registrasi
registrasioncolom.png (683×595)

masukan semua data, Ingat : Referral (Optional) harus diisi MenujuHijau

setelah anda selesai mendaftar silahkan kirimkan username anda ke email saya di : menujuhijauz@yahoo.com (untuk mengetahui jika anda adalah referal saya :)

setelah itu silahkan login terlebih dahulu

lalu klik surf ads
surfads.png (800×362)


setelah itu akan tampil advertiser yang tersedia untuk di klik ingat : kliklah iklan dengan harga tertinggi :) tanda centang artinya iklan sudah di klik dan mouse artinya iklan blum di klik (biasanya bisa dilihat jika direfresh )
surfadver.png (800×482)


setelah itu akan muncul iklan, tunggu iklan terload dengan sempurna (dibagian pojok kiri atas) dan masukan kata verifikasi, lalu tunggu hingga dollar masuk :) lalu cek deh akun nya

ingat ya jika anda mendaftar menjadi referal saya, saya akan memberi RCB sebesar $0.4 setiap 100 klik dan akan dibayar melalui akun liberty reserve :) {untuk cara pendaftaran liberty reserve nanti akan saya buatkan tutorialnya :)} dan rajin-rajinlah klik karena ini hanya membutuhkan waktu hanya 10 menit per hari, oh ya kalau tidak salah jika anda tidak membuka/mengklik iklan selama 30 hari, maka id dan password anda akan di suspend(dibanned) itu kalau tidak salah loh :)



Google Lakukan Scan Satu Juta Pustaka Buku Universitas

Demi ketersediaan pustaka buku digitalnya, pihak Google yang menjalin kerjasama dengan sebuah Committee on Institutional Cooperation (CIC) yang menaungi pustaka universitas dan beranggotakan beberapa perwakilan universitas besar di Amerika Serikat, dikabarkan baru saja telah berhasil melakukan scan terhadap satu juta pustaka buku universitas yang selanjutnya dibuatkan bentuk digitalnya agar dapat dengan mudah tersedia dan diakses oleh semua orang di dunia.
Dengan keberhasilan tersebut, seakan telah menjadi tonggak terpenting dari apa yang pihak Google telah lakukan selama ini. Dan ini yang jelas telah sesuai dengan tujuan dan strategi Google untuk menjadikannya sebagai salah satu sumber pustaka ilmu pengetahuan dunia.
Seperti yang diketahui bersama, pihak Google sendiri telah berupaya keras untuk membuat salinan digital yang berasal dari setiap buku di dunia. Dan untuk mewujudkan dan menyukseskannya, pihak Google telah melakukan mitra kerjasama dengan berbagai kalangan penerbit, perpustakaan dan kini pihak perguruan tinggi. Sejauh ini kabarnya Google telah berhasil melakukan scan terhadap jutaan buku dan perjalanan panjang di depan pun tampaknya telah siap menanti.
“Hari ini Kami merayakan tonggak penting dimana baru saja Google telah berhasil mendigitalkan satu juta buku dari perpustakaan anggota Komite Kerjasama Institusional (CIC),” Ungkap Kim Armstrong, wakil direktur Pusat Perpustakaan Inisiatif untuk Komite Kerjasama Kelembagaan.
CIC sendiri merupakan konsorsium dari Sepuluh anggota universitas besar dan Universitas Chicago.
Masing-masing isi buku telah dilakukan scan, diterjemahkan dari gambar ke teks dengan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan juga telah ditambahkan ke Google Books index. Setelah dibuat digitalnya, buku-buku yang ada kemudian dikirim kembali ke perpustakaan asalnya untuk ditempatkan ke rak masing-masing.
Kemitraan yang lebih jauh antara Google dan CIC merupakan sebuah langkah awal dalam hal ini. Keduanya akan terus menjalin kemitraan untuk melakukan scan sekitar 10 juta buku dari perpustakaan universitas yang ada, dari jumlah keseluruhan yang ingin discan mendekati 85 juta.
Hasil scan buku kini telah tersedia di Google Books. Dan semua universitas telah menerima salinan dari versi digitalnya dan beberapa diantaranya bahkan telah membuatnya tersedia sendiri.
Sampai saat ini Google telah berhasil memindai lebih dari 15 juta buku yang kini tersedia di Google Books, meskipun tidak semua secara penuh. Beberapa buku, masih di bawah hak cipta hanya dicari di dalam Buku dan mesin pencari Google itu sendiri, tetapi tidak tersedia untuk dilihat secara penuh di Google.

Permen - Permen Indonesia yang Melegenda

Persaingan dalam dunia dagang sekarang ini memang sangat keras. Hampir semua barang selalu bersaing ketat dengan produk lain untuk mendapatkan simpati masyarakat. Dalam artikel ini yang akan kita bahasa adalah tentang persaingan dagang produk Permen.

Seperti yang kita sudah kita ketahui, di Indonesia sekarang ini sudah beredar banyak sekali permen-permen dengan banyak inovasi yang menghiasi pasar dunia dagang Indonesia. Namun begitu, hanya beberapa yang sanggup bertahan lama untuk tetap eksis dalam dunia "PerPermenan", hehehehehe.

http://7wolu.blogspot.com

Inilah Legenda-Legenda Permen Indonesia yang sudah diragukan lagi kapasitasnya dalam menarik simpati masyarakat dan tetap bisa bertahan di masa persaingan yang ketat ini :

Davos
7wolu.blogspot.com

Nano-Nano
7wolu.blogspot.com.

Hexos
7wolu.blogspot.com

Sugus
7wolu.blogspot.com

Relaxa
7wolu.blogspot.com

Polo
7wolu.blogspot.com

Mentos
7wolu.blogspot.com

Permen Payung
7wolu.blogspot.com
puas dengan keadaan kita saat ini, mungkin kita merasa kecewa karena apa yang kita harapkan belum sesuai dengan kenyataan yang kita terima. Kadang kala ketidakpuasan kita dengan keadaan dan kehidupan kita sekarang seringkali menjadikan kita merasa kurang bergairah dan tidak bersemangat, lesu dalam bekerja dan berkatifitas, bahkan yang paling parah bila kita mengingkari rahmat kasih sayang Allah SWT dan berburuk sangka pada-Nya. Sungguh kita termasuk orang-orang yang tidak pandai bersyukur

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut  orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Berikut ini ada beberapa foto potret salah satu dari manusia seperti kita juga namun masih begitu kecil bila dibandingkan dengan kita, maksud saya hanya satu ‘tidakkah kita tergerak dan terbuka hati kita untuk bersyukur dan mencoba menerima kondisi apapun yang kita terima saat ini
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.
Bila kita perhatikan foto-foto polos anak ini yang oleh Allah diberi agak berbeda dengan apa yang kita miliki yang orang umum mengatakan bahwa dia cacat, namun cobalah perhatikan adakah guratan rasa minder dan kecewa pada dirinya dengan keadaannya? dengan keterbatasan yang ia miliki tidak menjadikan sedikitpun kendala untuk dirinya melakukan apa yang kemungkinan sebagian orang katakan tidak pantas orang seperti dia lakukan.

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sering bukan kita mencari suatu alasan untuk tidak melakukan sesuatu atau menghindarinya mungkin karena malas atau karena kita tidak pantas lakukan atau bahkan karena kita merasa tidak memiliki sesuatu hal tertentu untuk melakukannya

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan
Lalu mengapa kini kita merasa susah?
Mengapa kini kita merasa terbebani dengan kesulitan yang kita hadapi?
Mengapa kita terpuruk di dalam usaha?
Mengapa kita merasa kehilangan kesempatan dan peluang?
Mengapa kita merasa krisis keuangan?
Mengapa kita merasa terjepit dan tertimpa musibah dan kehancuran hidup?
Mengapa kita merasa menjadi koraban?
Mengapa kita merasa sesak nafas seolah semangat dan gairah hidup timbul tenggelam?

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan
Lalu, pantaskah kita merasa demikian?
Mana senyummu?
Mana tawamu?
Mana sukacitamu?
Mana bahagiamu?
Mana syukurmu?
“Jika engkau bersyukur, maka akan kutambahkan (nikmat-Ku), dan jika engkau kufur (ingkar) sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.”(Ibrahim :7).
Mari mulai sekarang kita gunakan energi dalam diri kita untuk mensyukuri apa yang telah kita miliki apapun keadaannya

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Imigrasi Akan Usir Pemain Asing LPI

PSSI dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM terkaiy dengan keterlibatan sejumlah pemain asing pada kegiatan sepakbola yang tidak dikelola oleh PSSI (LPI).
Dalam pertemuan tersebut PSSI mempertanyakan upaya-upaya yang akan dilakukan oleh instansi yang berwenang dalam penegakan hukum keimigrasian tersebut.
PSSI sebelumnya telah mendapatkan dua surat dari FIFA yang inti isi dari surat tersebut adalah mempersilahkan PSSI untuk melakukan tindakan kepada Liga Primer Indonesia yang dianggap haram oleh PSSI.
Menurut PSSI, para pemain asing dan juga pelatih asing yang saat ini berada diklub-klub LPI dianggap mengabaikan prosedur perpindahan sebagaimana yang diatur dalam FIFA Status and Players Transfer.
Menurut Sekjen PSSI, Nugraha Besoes seperti yang dilansir dari laman resmi PSSI menyatakan bahwa Dirjen Imigrasi sendiri yang menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan deportasi terhadap pemain dan pelatih asing yang proses keberadaannya ke Indonesia atas rekomendasi PSSI namun kini bermain pada kegiatan sepakbola yang tidak dikenal oleh PSSI.

Ariel Gabung di Waru Band

Tebalnya tembok dan jeruji Rutan Kelas 1 Kebon Waru Bandung tidak menyurutkan niat Ariel untuk terus bermusik. Vokalis Peterpan ini gabung di Waru Band.

Apa itu Waru Band? Ternyata, ini merupakan band bentukan para penghuni rutan Kebonwaru. Layaknya anak band normal, Waru Band juga berlatih musik karena disediakan alat musik lengkap.

Dengan adanya Waru Band, Ariel menjadi lebih betah di dalam rutan. Pasalnya, Ariel sempat menjalani masa-masa berat ketika kali pertama dipindah dari Mabes Polri ke Rutan Kebon Waru.

"Ariel merasa sangat berat berada di lingkungan baru di Rutan Kebon Waru setelah berbulan-bulan menjalani penahanan di Mabes Polri. Syukurlah, sekarang dia sudah bisa beradaptasi dan bahkan aktif dalam kegiatan serta pergaulan dengan warga binaan lainnya," ungkap salah seorang anggota tim kuasa hukum Ariel, Afriand Bondjol, atau akrab disapa Boy

Rasa rindu terhadap keluarga, teman-teman, fans, dan hari-hari penuh kegiatan bermusik juga kontroversi video asusila sempat membuat Ariel jatuh sakit.

"Dia pernah dalam kondisi begitu tertekan dan stres. Untung dia punya banyak teman dan orang-orang dekat sebagai tempat berbagi cerita," ucap Boy.


Ariel Peterporn Sebentar Lagi Akan Bebas

                    Ariel|Foto: Yayat Ruhayat C&R

Nazriel Irham alias Ariel sudah dipastikan akan dibebaskan 22 Oktober mendatang. Kekasih Luna Maya itu telah mendapat SP3 (Surat Perintah Pengeluaran Penahanan) yang dikeluarkan Mabes Polri.
"Para penyidik tidak ada kewenangan lagi untuk menahan Ariel maka tanggal 23 Oktober pukul 00.00, Ariel akan dibebaskan. Kewenangan kita untuk menahan sudah enggak ada lagi," jelas Marwoto, Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/10/2010).
Namun bukan, berarti perkara skandal video mesumnya dengan Luna Maya dan Cut Tari berhenti. Pentolan grup band Peterpan ini akan tetap dimenjalani sejumlah pemeriksaan karena berkas perkaranya tetap berjalan. "Berkas Ariel tetap berjalan. Dia akan seperti Luna Maya dan Cut Tari , dan tetap wajib lapor," tegas Marwoto.
Ariel akan segera dibebaskan karena berkas perkaranya tak kunjung lengkap atau P21. Salah satu yang membuat polisi sulit melengkapi berkas adalah belum ditemukannya Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sampai saat ini, Ariel dan Luna Maya tidak mengakui video mesum itu. Sementara cut tari juga lupa dimana video itu dibuat.

Rabu, 02 Februari 2011

Joy Tobing 'Diperas' Penyidik Rp4 Miliar?

Joy Tobing 'Diperas' Penyidik Rp4 Miliar?
Untuk meminta penangguhan penahanan suaminya, Daniel Sinambela, penyanyi Joy Tobing diminta untuk mengeluarkan uang sejumlah Rp 4 Miliar. Kontan saja hal ini mendapat penolakan, karena keluarga tidak memiliki uang sebanyak itu.
"Saya kecewa, kenapa kalau mau selesaikan masalah harus ada uang jaminan. Apakah nggak pantas kalau kami dapat keadilan tanpa tanpa uang jaminan. Itu nggak wajar. Kalau masalah nominalnya saya nggak berani ngomong, yang pasti jumlah yang diminta cukup besar," ujar Joy saat ditemui di Biro Provost Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/2).
Namun, dari keterangan yang didapat oleh pengacara Daniel, diketahui kalau pihak penyidik meminta jaminan uang sebesar Rp 4 Miliar.
"Kanit ini menagih paling tidak bayarlah Rp 4 miliar dulu lah supaya tidak ditahan. Kemudian saudara Daniel mencoba mencari pinjaman Rp 4 miliar, tapi karena tidak dipenuhi akhirnya ditahan," ujar kuasa hukum Daniel, Kamaruddin Simanjuntak, kepada wartawan.
"Kombespol ini telah menyalahgunakan wewenangnya, karena itu kami meminta kepada provost untuk memeriksanya dan kalau terbukti salah mohon dipecat," pintanya.
Lalu, siapakah yang dilaporkan?
"Yang dilaporkan adalah Kombes Pol Drs. Yan Fitri, Direskrimsus Polda Metrojaya dan Kompol Susantyo P Condro IV Fisimondev, Ditreskisus Polda Metro Jaya, dengan tuduhan pelanggaran berupa menyalahgunakan wewenang," pungkasnya. (kpl/adt/bun)

Torres Disiapkan untuk Menghadapi Liverpool

Torres Disiapkan untuk Menghadapi Liverpool
Sunderland (ANTARA/AFP) - Baru saja berpisah dari Liverpool, Fernando Torres harus langsung bertemu kembali dengan mantan klubnya itu, kali ini dengan misi mengalahkan klub yang telah membesarkan namanya itu di Stadion Stamford Bridge, Minggu (6/2).
Fernando Torres yang kepindahannya ke Chelsea Senin (30/1) memecahkan rekor harga transfer pemain di liga Inggris dengan nilai 50 juta poundsterling, Rabu (2/2) tidak diturunkan oleh Chelsea ketika melawan Sunderland yang berakhir dengan kemenangan 4-2 bagi Chelsea.
Pelatih Carlo Ancelotti memilih untuk tidak menurunkan Torres menghadapi Sunderland agar pemain asal Spanyol tersebut dalam kondisi lebih segar saat berhadapan dengan Liverpool.
Melihat performa Chelsea di kandang Sunderland, Stadium of Light, Carlo Ancelotti memutuskan untuk tidak menurunkan Torres dalam pertandingan itu dengan membiarkan duo penyerang lama, Didier Drogba dan Salomon Kalou, yang dilapis oleh Nicolas Anelka untuk memborbardir pertahanan lawan.
Anelka berhasil menciptakan gol terakhir pada menit-menit akhir pertandingan setelah sebelumnya The Blues berhasil mengumpulkan gol dari penalti Frank Lampard dan lesakan-lesakan Salomon Kalou dan kapten John Terry.
Meski Sunderland sempat menyamakan kedudukan 2-2 pada babak kedua, mereka tidak bisa berbuat banyak lagi untuk menahan gempuran-gempuran Chelsea yang mengakhiri pertandingan dengan skor 4-2.
Untuk menghadapi Liverpool nanti, Ancelloti mengisyaratkan bahwa ia akan menurunkan Torres langsung dari babak pertama sebagai bentuk kepercayaan penuhnya terhadap pemain yang sempat menghadapi masa-masa sulit di Liverpool semenjak kembali dari Afrika Selatan setelah membawa negaranya Spanyol, menjuarai Piala Dunia 2010.
"Fernando memiliki kemampuan yang hebat, dengan kualitas dan pengalamannya saya yakin ia tidak akan mendapatkan masalah ketika ditandemkan dengan Drogba atau pemain penyerang lainnya," kata Ancelloti.
"Yang jadi masalah adalah siapa di antara tiga penyerang lama Chelsea yang harus memberikan tempatnya bagi Fernando nanti," kata Ancelloti lagi.
Bahkan pelatih Sunderland, Steve Bruce, merasa ngeri membayangkan performa Chelsea nanti setelah Torres diturunkan.
"Torres dan Drogba di depan dan Anelka melapisi mereka --- wow, Chelsea akan sangat berbahaya," kata mantan kapten Manchester United itu.
"Tanpa Torres saja Chelsea adalah tim yang fantastis, apalagi kalau Torres sudah turun, ia akan membuat Chelsea kembali menjadi Chelsea yang sebenarnya," kata Bruce.
"Saya tidak bisa bayangkan dahsyatnya performa mereka nanti, dan hasil-hasil pertandingan mereka akan menjadi bahan obrolan yang menarik," katanya menambahkan.
"Itulah hebatnya Liga Inggris, mereka bisa menciptakan tontonan yang menarik, baik untuk dilihat maupun untuk dibicarakan," kata Steve Bruce menutup jumpa pers setelah pertandingan Chelsea melawan Sunderland.

Pepep ST12 Orbitkan Band OMS

Pepep ST12 Orbitkan Band OMS
Selain sibuk dengan bandnya, drummer ST12, Pepep ternyata memiliki proyek sampingan dengan mencoba mengorbitkan band baru. Ia menceritakan tentang band asuhannya tersebut yang bernama Original Music Station (OMS), di mana awalnya band ini adalah pemenang acara Most Wanted Sampoerna.
"Ini salah satu produk pilar dan aku pegang. Mereka dulu namanya band Laroka asal palembang sekarang ganti jadi OMS dan salah satu pemenang most wanted sampoerna. Itu tahun kemarin dan lebih senior dari Armada. Aku kasih lagu ke mereka, aku arrenger, arransement sampai jadi lagu dan aku bimbing mereka," ucap Pepep ST12 ketika ditemui di syuting video klip band OMS, di Margasatwa, Cilandak, Jaksel, Selasa (01/02).
Pepep juga menjelaskan mengenai prospek dari OMS ke depannya. Menurutnya band asuhannya ini memiliki originalitas minor layaknya band yang ia gawangi sekarang, ST12.
"Yang pertama kulihat, suka sekali dengan karakter vokalnya karena jujur kita harus tahu ritme budaya indonesia. Telinga orang indonesia itu telinga minor jadi konsep ST12 pun aku bikin seperti itu," pungkasnya. (kpl/gum/sjw)

Menilik Jodoh dari Gaya Bicara

Bahasa cinta tak selalu merupakan pujian, rayuan atau kata-kata manis. Para ahli membuktikannya.
Selama ini banyak yang berpikir bahwa bahasa cinta merupakan puja-puji seseorang terhadap pasangannya. Padahal arti dari 'bahasa cinta' lebih luas dari hal itu. Para ahli dari Universitas Texas melakukan sebuah penelitian. Professor James Pennebaker, ketua peneliti yang dikutip The Telegraph mengungkap, yang terpenting bukan dari kata-kata yang diucapkan, melainkan bagaimana bentuk komunikasi tiap-tiap pasangan.
Setiap orang cenderung memilih orang lain yang serupa dengannya, tak hanya fisik, namun juga caranya berbicara. Para peneliti membuat program yang bisa membandingkan cara berbicara seseorang dengan pasangannya. Perbandingan itu dinilai dari kosakata, dan nada bicara.
Terbukti, pasangan-pasangan yang memiliki gaya bicara serupa memiliki hubungan yang lebih awet, ketimbang pasangan yang lain. Tak hanya itu, kecocokan mereka tak berhenti sampai di situ. Saat diteliti lebih lanjut, bahasa tulisan mereka pun cenderung serupa.
"Apa yang dikatakan seseorang terhadap pasangannya sangat penting. Tapi bagaimana cara mereka mengatakannya, itu yang paling penting," ujar Professor James Pennebaker lagi.
Ayu Kinanti

2 Pejuang Kemerdekaan Indonesia Yang Kontroversial

1. Tan Malaka

atau bergelar Datuk Ibrahim lahir di Nagari Padam gadang,Suliki Sumatera Barattanggal 19 februari 1896, Belum jelas latar belakang keluarga Tan Malaka,walaupun beliau dilahirkan di kota Padang dan memiliki gelar Datuk dan beragama Islam,ada sebagaian orang menyebutkan Tan Malaka adalah seorang keturunan Etnis Tionghoa,hal ini dapat dilihat dari nama “Tan”.
“Tan” merupakan nama salah satu marga Tionghoa berdialeg Hokkian, walaupun dalam sejarah Indonesia hal tersebut tidak dituliskan. Tan Malaka seorang pejuang kemerdekaan yang militant,radikal dan revolusioner juga legendaries.dia seorang yang kritis,dengan seringnya membuat kritikan mulai dari jaman penjajahan belanda sampai pemerintahan Soekarno-Hatta.
Tan Malaka adalah seorang sosialis dalam cara berpikir dan pandangan politiknya tetapi dia sendiri bukan seorang komunis,hal tersebut terlihat dengan seringnya beliau terlibat konflik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Rumah tempat kelahiran Tan Malaka

Tan Malaka menghabiskan sebagaian hidupnya di pembuangan diluar Indonesia, Sebagai seorang aktifis kemerdekaan, beliau seringkali menjadi sasaran penahanan pemerintah colonial Belanda,tetapi justru dengan keadaanya yang demikian, Tan Malaka dapat memainkan peran Intelektualnya di dunia Internasional,dengan membangun jaringan gerakan sosialis Internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara.
Dalam sejarah Tan Malaka tercatat sebagai seorang Pendiri Partai MURBA,yang berasal dari Sarekat Islam (S.I) Jakarta dan semarang,Ia dibesarkan dalam semangat Modernisasi Islam Kaoem Moeda di Sumatera Barat.

Tan Malaka Muda

Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka banyak mengumpulkan pemuda-pemuda komunis. Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Sarekat Islam) untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis, gerakan-gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat. Namun pemerintahan Belanda melarang pembentukan kursus-kursus semacam itu sehingga mengambil tindakan tegas bagi pesertanya.

Melihat hal itu Tan Malaka mempunyai niat untuk mendirikan sekolah-sekolah sebagai anak-anak anggota SI untuk penciptaan kader-kader baru. Juga dengan alasan pertama: memberi banyak jalan (kepada para murid) untuk mendapatkan mata pencaharian di dunia kapitalis (berhitung, menulis, membaca, ilmu bumi, bahasa Belanda, Melayu, Jawa dan lain-lain); kedua, memberikan kebebasan kepada murid untuk mengikuti kegemaran mereka dalam bentuk perkumpulan-perkumpulan; ketiga, untuk memperbaiki nasib kaum miskin. Untuk mendirikan sekolah itu, ruang rapat SI Semarang diubah menjadi sekolah. Dan sekolah itu bertumbuh sangat cepat hingga sekolah itu semakin lama semakin besar.
Perjuangan Tan Malaka tidaklah hanya sebatas pada usaha mencerdaskan rakyat Indonesia pada saat itu, tapi juga pada gerakan-gerakan dalam melawan ketidakadilan seperti yang dilakukan para buruh terhadap pemerintahan Hindia Belanda lewat VSTP dan aksi-aksi pemogokan, disertai selebaran-selebaran sebagai alat propaganda yang ditujukan kepada rakyat agar rakyat dapat melihat adanya ketidakadilan yang diterima oleh kaum buruh.

Pergulatan Tan Malaka dengan partai komunis di dunia sangatlah jelas. Ia tidak hanya mempunyai hak untuk memberi usul-usul dan dan mengadakan kritik tetapi juga hak untuk mengucapkan vetonya atas aksi-aksi yang dilakukan partai komunis di daerah kerjanya. Tan Malaka juga harus mengadakan pengawasan supaya anggaran dasar, program dan taktik dari Komintern (Komunis Internasional) dan Profintern seperti yang telah ditentukan di kongres-kongres Moskwa diikuti oleh kaum komunis dunia. Dengan demikian tanggung-jawabnya sebagai wakil Komintern lebih berat dari keanggotaannya di PKI.
Sebagai seorang pemimpin yang masih sangat muda ia meletakkan tanggung jawab yang sangat berat pada pundaknya. Tan Malaka dan sebagian kawan-kawannya memisahkan diri dan kemudian memutuskan hubungan dengan PKI, Sardjono-Alimin-Musso.

Prof. Mohammad Yamin, dalam karya tulisnya "Tan Malaka Bapak Republik Indonesia" memberi komentar: "Tak ubahnya daripada Jefferson Washington merancangkan Republik Amerika Serikat sebelum kemerdekaannya tercapai atau Rizal Bonifacio meramalkan Philippina sebelum revolusi Philippina pecah…."
Peristiwa 3 Juli 1946 yang didahului dengan penangkapan dan penahanan Tan Malaka bersama pimpinan Persatuan Perjuangan, di dalam penjara tanpa pernah diadili selama dua setengah tahun. Setelah meletus pemberontakan FDR/PKI di Madiun, September 1948 dengan pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin, Tan Malaka dikeluarkan begitu saja dari penjara akibat peristiwa itu.
Di luar, setelah mengevaluasi situasi yang amat parah bagi Republik Indonesia akibat Perjanjian Linggajati 1947 dan Renville 1948, yang merupakan buah dari hasil diplomasi Sutan Syahrir dan Perdana Menteri Amir Syarifuddin,

Tan Malaka saat Revolusi kemerdekaan

Pada tahun 1949 tepatnya bulan Februari Tan Malaka hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya di tengah-tengah perjuangan bersama Gerilya Pembela Proklamasi di Pethok, Kediri, Jawa Timur. Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap juga dari penuturan Harry A. Poeze, seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa Tan Malaka ditembak mati pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya
Direktur Penerbitan Institut Kerajaan Belanda untuk Studi Karibia dan Asia Tenggara atau KITLV, Harry A Poeze kembali merilis hasil penelitiannya, bahwa Tan Malaka ditembak pasukan TNI di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri pada 21 Februari 1949.Namun berdasarkan keputusan Presiden RI No. 53, yang ditandatangani Presiden Soekarno 28 Maret 1963 menetapkan bahwa Tan Malaka adalah seorang pahlawan kemerdekaan Nasional.

Karya Tan Malaka yang lainnya adalah sebuah buku yang berjudul MADILOG (Materialisme, Dialektika, Logika), Madilog merupakan istilah baru dalam cara berpikir, dengan menghubungkan ilmu bukti serta mengembangkan dengan jalan dan metode yang sesuai dengan akar dan urat kebudayaan Indonesia sebagai bagian dari kebudayaan dunia. Bukti adalah fakta dan fakta adalah lantainya ilmu bukti. Bagi filsafat, idealisme yang pokok dan pertama adalah budi (mind), kesatuan, pikiran dan penginderaan. Filsafat materialisme menganggap alam, benda dan realita nyata obyektif sekeliling sebagai yang ada, yang pokok dan yang pertama.

Buku Madilog Karya Tan Malaka

Bagi Madilog, yang pokok dan pertama adalah bukti, walau belum dapat diterangkan secara rasional dan logika tapi jika fakta sebagai landasan ilmu bukti itu ada secara konkrit, sekalipun ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menjelaskannya dan belum dapat menjawab apa, mengapa dan bagaimana.

2. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo


Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo demikian nama lengkap dari Kartosoewirjo, dilahirkan 7 Januari 1907 di Cepu, sebuah kota kecil antara Blora dan Bojonegoro yang menjadi daerah perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah. Kota Cepu ini menjadi tempat di mana budaya Jawa bagian timur dan bagian tengah bertemu dalam suatu garis budaya yang unik.

Ayahnya, yang bernama Kartosoewirjo, bekerja sebagai mantri pada kantor yang mengkoordinasikan para penjual candu di kota kecil Pamotan, dekat Rembang. Pada masa itu mantri candu sederajat dengan jabatan Sekretaris Distrik. Dalam posisi inilah, ayah Kartosoewirjo mempunyai kedudukan yang cukup penting sebagai seorang pribumi saat itu, menimbulkan pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan garis sejarah anaknya. Kartosoewirjo pun kemudian mengikuti tali pengaruh ini hingga pada usia remajanya.

Dengan kedudukan istimewa orang tuanya serta makin mapannya "gerakan pencerahan Indonesia" ketika itu, Kartosoewirjo dibesarkan dan berkembang. Ia terasuh di bawah sistem rasional Barat yang mulai dicangkokkan Belanda di tanah jajahan Hindia. Suasana politis ini juga mewarnai pola asuh orang tuanya yang berusaha menghidupkan suasana kehidupan keluarga yang liberal. Masing-masing anggota keluarganya mengembangkan visi dan arah pemikirannya ke berbagai orientasi. Ia mempunyai seorang kakak perempuan yang tinggal di Surakarta pada tahun 50-an yang hidup dengan penuh keguyuban, dan seorang kakak laki-laki yang memimpin Serikat Buruh Kereta Api pada tahun 20-an, ketika di Indonesia terbentuk berbagai Serikat Buruh.

Pada tahun 1911, saat para aktivis ramai-ramai mendirikan organisasi, saat itu Kartosoewirjo berusia enam tahun dan masuk Sekolah ISTK (Inlandsche School der Tweede Klasse) atau Sekolah "kelas dua" untuk kaum Bumiputra di Pamotan. Empat tahun kemudian, ia melanjutkan sekolah ke HIS (Hollandsch-Inlandsche School) di Rembang. Tahun 1919 ketika orang tuanya pindah ke Bojonegoro, mereka memasukkan Kartosoewirjo ke sekolah ELS (Europeesche Lagere School). Bagi seorang putra "pribumi", HIS dan ELS merupakan sekolah elite. Hanya dengan kecerdasan dan bakat yang khusus yang dimiliki Kartosoewirjo maka dia bisa masuk sekolah yang direncanakan sebagai lembaga pendidikan untuk orang Eropa dan kalangan masyarakat Indo-Eropa.

Semasa remajanya di Bojonegoro inilah Kartosoewirjo mendapatkan pendidikan agama dari seorang tokoh bernama Notodihardjo yang menjadi "guru" agamanya. Dia adalah tokoh Islam modern yang mengikuti Muhammadiyah. Tidak berlebihan ketika itu, Notodihardjo sendiri kemudian menanamkan banyak aspek kemodernan Islam ke dalam alam pikir Kartosoewirjo. Pemikiran-pemikirannya sangat mempengaruhi bagaimana Kartosoewirjo bersikap dalam merespon ajaran-ajaran agama Islam. Dalam masa-masa yang bisa kita sebut sebagai the formative age-nya.

Pada tahun 1923, setelah menamatkan sekolah di ELS, Kartosoewirjo pergi ke Surabaya melanjutkan studinya pada Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS), Sekolah Kedokteran Belanda untuk Pribumi. Pada saat kuliah inilah (l926) ia terlibat dengan banyak aktivitas organisasi pergerakan nasionalisme Indonesia di Surabaya.

Selama kuliah Kartosoewirjo mulai berkenalan dengan pemikiran-pemikiran Islam. Ia mulai "mengaji" secara serius. Saking seriusnya, ia kemudian begitu "terasuki" oleh shibghatullah sehingga ia kemudian menjadi Islam minded. Semua aktivitasnya kemudian hanya untuk mempelajari Islam semata dan berbuat untuk Islam saja. Dia pun kemudian sering meninggalkan aktivitas kuliah dan menjadi tidak begitu peduli dengan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh sekolah Belanda, tentunya setelah ia mengkaji dan membaca banyak buku-buku dari berbagai disiplin ilmu, dari kedokteran hingga ilmu-ilmu sosial dan politik.

Dengan modal ilmu-ilmu pengetahuan yang tidak sedikit itu, ditambah ia juga memasuki organisasi politik Sjarikat Islam di bawah pimpinan Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Pemikiran-pemikiran Tjokroaminoto banyak mempengaruhi sikap, tindakan dan orientasi Kartosuwirjo. Maka setahun kemudian, dia dikeluarkan dari sekolah karena dituduh menjadi aktivis politik, dan didapati memiliki sejumlah buku sosialis dan komunis yang diperoleh dari pamannya yaitu Marko Kartodikromo, seorang wartawan dan sastrawan yang cukup terkenal pada zamannya. Sekolah tempat ia menimba ilmu tidak berani menuduhnya karena "terasuki" ilmu-ilmu Islam, melainkan dituduh "komunis" karena memang ideologi ini sering dipandang sebagai ideologi yang akan membahayakan. Padahal ideologi Islamlah yang sangat berbahaya bagi penguasa yang zhalim. Tidaklah mengherankan, kalau Kartosuwirjo nantinya tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kesadaran politik sekaligus memiliki integritas keislaman yang tinggi. Ia adalah seorang ulama besar, bahkan kalau kita baca tulisan-tulisannya, kita pasti akan mengakuinya sebagai seorang ulama terbesar di Asia Tenggara.
Semenjak tahun 1923, dia sudah aktif dalam gerakan kepemudaan, di antaranya gerakan pemuda Jong Java. Kemudian pada tahun 1925, ketika anggota-anggota Jong Java yang lebih mengutamakan cita-cita keislamannya mendirikan Jong Islamieten Bond (JIB). Kartosoewirjo pun pindah ke organisasi ini karena sikap pemihakannya kepada agamanya. Melalui dua organisasi inilah kemudian membawa dia menjadi salah satu pelaku sejarah gerakan pemuda yang sangat terkenal, "Sumpah Pemuda".

Deklarasi Sumpah Pemuda

Selain bertugas sebagai sekretaris umum PSIHT (Partij Sjarikat Islam Hindia Timur), Kartosoewirjo pun bekerja sebagai wartawan di koran harian Fadjar Asia. Semula ia sebagai korektor, kemudian diangkat menjadi reporter. Pada tahun 1929, dalam usianya yang relatif muda sekitar 22 tahun, Kartosoewirjo telah menjadi redaktur harian Fadjar Asia. Dalam kapasitasnya sebagai redaktur, mulailah dia menerbitkan berbagai artikel yang isinya banyak sekali kritikan-kritikan, baik kepada penguasa pribumi maupun penjajah Belanda.

Ketika dalam perjalanan tugasnya itu dia pergi ke Malangbong. Di sana bertemu dengan pemimpin PSIHT setempat yang terkenal bernama Ajengan Ardiwisastera. Di sana pulalah dia berkenalan dengan Siti Dewi Kalsum putri Ajengan Ardiwisastera, yang kemudian dinikahinya pada bulan April tahun 1929. Perkawinan yang sakinah ini kemudian dikarunia dua belas anak, tiga yang terakhir lahir di hutan-hutan belantara Jawa Barat. Begitu banyaknya pengalaman telah menghantarkan dirinya sebagai aktor intelektual dalam kancah pergerakan nasional.

Pada tahun 1943, ketika Jepang berkuasa di Indonesia, Kartosoewirjo kembali aktif di bidang politik, yang sempat terhenti. Dia masuk sebuah organisasi kesejahteraan dari MIAI (Madjlis Islam 'Alaa Indonesia) di bawah pimpinan Wondoamiseno, sekaligus menjadi sekretaris dalam Majelis Baitul-Mal pada organisasi tersebut.

Majlis Islam A'ala Indonesia

Dalam masa pendudukan Jepang ini, dia pun memfungsikan kembali lembaga Suffah yang pernah dia bentuk. Namun kali ini lebih banyak memberikan pendidikan kemiliteran karena saat itu Jepang telah membuka pendidikan militernya. Kemudian siswa yang menerima latihan kemiliteran di Institut Suffah itu akhirnya memasuki salah satu organisasi gerilya Islam yang utama sesudah perang, Hizbullah dan Sabilillah, yang nantinya menjadi inti Tentara Islam Indonesia di Jawa Barat.

Tentara Islam Indonesia (TII)

Pada bulan Agustus 1945 menjelang berakhirnya kekuasaan Jepang di Indonesia, Kartosoewirjo yang disertai tentara Hizbullah berada di Jakarta. Dia juga telah mengetahui kekalahan Jepang dari sekutu, bahkan dia mempunyai rencana: kinilah saatnya rakyat Indonesia, khususnya umat Islam, merebut kemerdekaannya dari tangan penjajah. Sesungguhnya dia telah memproklamasikan kemerdekaan pada bulan Agustus 1945. Tetapi proklamasinya ditarik kembali sesudah ada pernyataan kemerdekaan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta. Untuk sementara waktu dia tetap loyal kepada Republik dan menerima dasar "sekuler"-nya.
saat Perang revolusi kemerdekaan

Namun sejak kemerdekaan RI diproklamasikan (17 Agustus 1945), kaum nasionalis sekulerlah yang memegang tampuk kekuasaan negara dan berusaha menerapkan prinsip-prinsip kenegaraan modern yang sekuler. Semenjak itu kalangan nasionalis Islam tersingkir secara sistematis dan hingga akhir 70-an kalangan Islam berada di luar negara. Dari sinilah dimulainya pertentangan serius antara kalangan Islam dan kaum nasionalis sekuler. Karena kaum nasionalis sekuler mulai secara efektif memegang kekuasaan negara, maka pertentangan ini untuk selanjutnya dapat disebut sebagai pertentangan antara Islam dan negara.

Situasi yang kacau akibat agresi militer kedua Belanda, apalagi dengan ditandatanganinya perjanjian Renville antara pemerintah Republik dengan Belanda. Di mana pada perjanjian tersebut berisi antara lain gencatan senjata dan pengakuan garis demarkasi van Mook. Sementara pemerintah RI harus mengakui kedaulatan Belanda atas Indonesia, maka menjadi pil pahit bagi Republik. Tempat-tempat penting yang strategis bagi pasukannya di daerah-daerah yang dikuasai pasukan Belanda harus dikosongkan, dan semua pasukan harus ditarik mundur --atau "kabur" dalam istilah orang-orang DI-- ke Jawa Tengah. Karena persetujuan ini, Tentara Republik resmi dalam Jawa Barat, Divisi Siliwangi, mematuhi ketentuan-ketentuannya. Soekarno menyebut "kaburnya" TNI ini dengan memakai istilah Islam, "hijrah". Dengan sebutan ini dia menipu jutaan rakyat Muslim. Namun berbeda dengan pasukan gerilyawan Hizbullah dan Sabilillah, bagian yang cukup besar dari kedua organisasi gerilya Jawa Barat, menolak untuk mematuhinya. Hizbullah dan Sabilillah lebih tahu apa makna "hijrah" itu.

Pada tahun 1949 Indonesia mengalami suatu perubahan politik besar-besaran. Pada saat Jawa Barat mengalami kekosongan kekuasaan, maka ketika itu terjadilah sebuah proklamasi Negara Islam di Nusantara, sebuah negeri al-Jumhuriyah Indonesia yang kelak kemudian dikenal sebagai ad-Daulatul Islamiyah atau Darul Islam atau Negara Islam Indonesia yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai DI/TII. DI/TII di dalam sejarah Indonesia

Proklamasi Nagara Islam Indonesia (NII)

sering disebut para pengamat yang fobi dengan Negara Islam sebagai "Islam muncul dalam wajah yang tegang." Bahkan, peristiwa ini dimanipulasi sebagai sebuah "pemberontakan". Kalaupun peristiwa ini disebut sebagai sebuah "pemberontakan", maka ia bukanlah sebuah pemberontakan biasa. Ia merupakan sebuah perjuangan suci anti-kezhaliman yang terbesar di dunia di awal abad ke-20 ini. "Pemberontakan" bersenjata yang sempat menguras habis logistik angkatan perang Republik Indonesia ini bukanlah pemberontakan kecil, bukan pula pemberontakan yang bersifat regional, bukan "pemberontakan" yang muncul karena sakit hati atau kekecewaan politik lainnya, melainkan karena sebuah "cita-cita", sebuah "mimpi" yang diilhami oleh ajaran-ajaran Islam.

Akhirnya, perjuangan panjang Kartosoewirjo selama 13 tahun pupus setelah Kartosoewirjo sendiri tertangkap. Pengadilan Mahadper, 16 Agustur l962, menyatakan bahwa perjuangan suci Kartosoewirjo dalam menegakkan Negara Islam Indonesia itu adalah sebuah "pemberontakan". Hukuman mati kemudian diberikan kepada Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo saat di tangkap

Tentang kisah wafatnya Kartosoewirjo, ternyata Soekarno dan A.H. Nasution cukup menyadari bahwa Kartosoewirjo adalah tokoh besar yang bahkan jika wafat pun akan terus dirindukan umat. Maka mereka dengan segala konspirasinya, didukung Umar Wirahadikusuma, berusaha menyembunyikan rencana jahat mereka ketika mengeksekusi Imam Negara Islam ini.
Inilah dua tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang sangat Kontroversial sampai saat ini, dimana sangat sedikit sekali literatur yang mengisahkan tentang kedua tokoh tersebut, dan terlepas dari kontroversi , faktanya keduanya berjuang dan berkorban demi kemerdekaan Bangsa Indonesia walaupun pada Akhirnya berbeda pandangan dan pemikiran untuk membawa bangsa Indonesia kepada satu tujuan yaitu Negara yang Adil dan Makmur demi kesejahteraan masya


ndonesia Berutang 6 Juta Gulden


Warga mengikuti Kirab Budaya Yogyakarta Kota Republik di Jalan Malioboro Yogyakarta). Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati 65 tahun hijrahnya Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta dan mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Republik.

Air mata Prof Oetarjo, sejarawan dan guru besar UGM, jatuh tak terelakkan ketika mengingat ucapan Sultan Hamengku Buwono (HB) IX kepada Ir Soekarno saat memberikan kata perpisahan kembalinya Jakarta menjadi pusat pemerintahan pada 1949.
HB IX adalah sosok yang all out dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan republik ini.
-- Prof Oetarjo
"Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi. Silakan lanjutkan pemerintahan ini di Jakarta," tutur Oetarjo menirukan ungkapan HB IX sambil mengeluarkan cek senilai 6 juta gulden dengan berurai air mata di hadapan Ir Soekarno dan menteri-menterinya.
Tidak hanya Sultan HB IX yang menangis, katanya. Waktu itu pun para menteri kabinet Soekarno ikut menangis. Momen itulah yang membuat dirinya selalu tidak kuasa untuk meneteskan air mata ketika mengingatnya.
"HB IX adalah sosok yang all out dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan republik ini," ujarnya lirih menahan tangis di depan wartawan.
"Coba Anda bayangkan. Seorang Raja Jawa yang berwibawa mengumumkan dirinya tidak punya apa-apa di hadapan umum," ujarnya.
Menurut Oetarjo, kala itu memang Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi untuk menopang keuangan RI yang pindah ke Yogyakarta. Hampir semua biaya operasional untuk menjalankan roda pemerintahan, misalnya kesehatan, pendidikan, militer, dan pegawai-pegawai RI, saat itu dibiayai Keraton Kasultanan Yogyakarta.
Oetarjo menambahkan, Sultan dan rakyat Yogyakarta memiliki andil besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. "Sultan dan rakyat bersatu tanpa pamrih memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan," ujarnya sambil menyeka air mata
Sumber : http://regional.kompas.com/read/2011/01/04/22030763/Indonesia.Berutang.6.Juta.Gulden.#